imperialisme inggris dan prancis di asia barat


Imperiaslime Inggris dan Perancis di Asia Barat (Jazirah Arab)

Pada abad imperialisme kawasan Asia Barat merupakan kawasan yang sangat menerik perhatian bagi negara-negara barat. Negara-negara bart yang mempunyai jajahan di kawasan Asia Barat adalah Inggris dan Perancis. Inggris mempunyai tanah jajahan yang paling luas di kawasan asia barat. Tujuan kedatangan inggris ke wilayah tersebut demi kepentingan politik, militer dan ekonomi. Bagi inggris kawasan tersebut sangat berguna bagi negaranya demi menghubungkan wilayah jajahannya di Asia selatan dengan negara induknya. Begitu juga dengan Perancis. Negara ini menjajah kawasan asia barat dengan menduduki daerah-daerah yang strategis guna memenuhi kepentingannya sebagai negara penjajah. Selain itu, perancis mempunyai kepentingan lain dikawasan tersebut yakni mempunyai kepentingan dalam hal ekonomi, politik, militer dan sosial budaya. Itu sebabnya negara Perancis melakukan imperialisme ke kawasan asia barat.[1]

Beberapa alasan mengapa Asia Barat di jajah oleh negara barat:[2]

  1. Secara Geo-Politik. Asia Barat terletak pada pertemuan Benu Eropa, Asia dan Afrika. Sehingga, kawasan ini merupakan pintu masuk utama menuju ke tiga Benua tersebut. Selain itu, kawasan Asia Barat berbatasan dengan Laut Tengah, Laut Merah, Laut Hitam, Laut Kaspia, Teluk Parsi dan Samudra Hindia. Dikawasan Asia Barat juga terdapat jalur-jalur perairan yang sangat strategis yaitu Selat Boshporus, Selat Darnella, Terusan Suez, Selat El-Mandeb dan Selat Hormuz. Sehingga, kawasan tersebut letaknya sangat strategis.
  2. Dari segi sumber daya alam. Kawasan tersebut sangat kaya akan kandungan kekayaan alamnya, terutama minyak. karena minyak merupakan sumber energi utama bagi industri dunia, terutama negara Barat, yang belum bisa digantikan oleh sumber energi lainnya. Sehingga. dengan ditemukannya sumber daya alam yang melimpah di kawsan asia barat menyebabkan banyak orang-orang barat yang ingin menguasai kawasan tersebut. Terutama inggris dan perancis.

 

  1. Daya tarik Asia Barat yang telah dipaparkan di atas menjadi semakin kuat dengan dibukanya Terusan Suez pada tahun 1869. Dengan dibukanya Terusan Suez. Maka, lalulintas disepanjang Laut Tengah dan Laut Merah menjadi semakin ramai. Sehingga, mengakibatkan kawasan tersebut semakin menjadi strategis dan semakin menarik perhatian Bangsa Barat untuk menguasai daerah tersebut.

 

  1. Dengan dijadikannya negara Eropa menjadi negara Industri. Mengakibatkan adanya perkembangan  baru di negara Eropa pada abad XIX yang membutuhkan kebutuhan-kenutuhan baru. Seperti, bahan mentah, bahan bakar, tempat-tempat untuk memudahkan pengawasan aktifitas dagangnya. Sehingga banyak negara-negar barat mengambil bahan-bahan industri dari wilayah asia barat.

 

  1. Dari faktor ideologi. Wilayah tersebut merupakan tempat lahirnya agama-agama besar dunia. Seperti, Yahudi, Nasrani dan Islam. Sehingga, mengakibatkan adanya persoalan agama yang bisa menjadi sumber konfik lewat intervensi Asing. Seperti halnya Perancis yang sering mengklaim sebagai pembela gereja Kristen Latin dan Manorit untuk menguasai Suriah dan Lebanon.

 

Akibat adanya Imperiaslime Inggris dan Perancis di Asia Barat (Jazirah Arab)[3]

 

  1. Dalam Bidang Politik
    1. Terciptanya tanah jajahan.
    2. Adanya Politik pemerasan.
    3. Berkobarnya perang kolonial.
    4. Timbulnya politik dunia (wereldpolitiek).
    5. Timbulnya nasionalisme

 

  1. Dalam Bidang  Ekonomi
    1. Negara imperialis menjadi kaya. Sedangkan, negara jajahan menjadi miskin.
    2. Adanya Industri si imperalis menjadi besar.
    3. Hilangnya perniagaan bangsa jajahan
    4. Perdagangan dunia meluas.
    5. Adanya lalu lintas dunia (wereldverkeer).
    6. Adanya Kapitalis surplus dan penanaman modal di tanah jajahan.
    7. Hilangnya Kekuatan ekonomi dari penduduk asli tanah jajahan atau hilangnya kekuatan ekonomi negara jajahan.

 

  1. Dalam Bidang Sosial
    1. Orang yang menjajah hidup mewah sementara yang dijajah serba kekurangan.
    2. Si penjajah maju, yang dijajah mundur.
    3. Rasa harga diri lebih pada bangsa penjajah
    4. Kurangnya rasa harga diri bagi bangsa yang di jajah
    5. Segala hak ada pada si penjajah. Sehingga, orang yang dijajah tidak memiliki hak apa-apa

 

  1. Dalam Bidang Budaya
    1. Budaya asli mulai tergeser oleh budaya pendatang (penjajah).
    2. Pelarangan pada budaya asli yang tidak disukai oleh para penjajah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s